Kamis, 20 Agustus 2009

Omega Constellation Cal 10xx (seri 1000), produksi 1970an

Constellation Cal 1011 , 1970's

Sejak saya mulai mengenal Omega, khususnya omega vintage, kemanapun saya berburu arloji, selalu mendapat opini negative tentang movement omega dengan kode 4 digit , atau setidak tidaknya saya melihat realita bahwa omega vintage dengan movement ini berharga lebih murah dipasaran dibandingkan dengan movement berkode 3 digit, awalnya saya juga ikut saja opini ini, walaupun diam2 dalam hati ingin juga memiliki karena secara design cukup bagus, dan tidak terlalu kuno malah saya pikir, namun opini2 yg melekat tersebut, akhirnya membuat saya jarang melakukan eksekusi, belum lagi katanya kalau mau dijual lagi atau trade in susah dan harganya jatuh, semakin membuat saya urung, walaupun beberapa kali saya eksekusi juga dengan mengabaikan opini2 tersebut, karena design dan kondisinya betul2 menarik hati.

Constellation Cal 1021, 1970's

Walaupun opini tersebut bagi saya tidak mendasar dan hanya sekedar opini, namun akhirnya saya tergelitik juga untuk sedikit mencari informasi akurat atau setidak tidaknya kenapa sih opini itu terbentuk, yang jelas movement ini kata sebagian orang gampang rusak, susah diperbaiki, kurang antik, karena diproduksi awal tahun 1970an.., loh..!!, kalau menurut saya sih produksi tahun 70an sih antik, atau tepatnya kurang kuno barangkali, namun komentar yang sering saya dengar ketika akan melakukan eksekusi terhadap omega2 vintage adalah "Ah mesin 4 angka jangan deh, rewel.., kurang bagus".


Kali ini saya mencoba sedikit membedah movement 4 digit dengan model yang digunakan oleh omega constellation, dimana pada kesempatan saya melakukan eksekusi terhadap 2 unit constellation (conie) dengan cal 1011 dan 1021, dan pokok bahasan adalah vintage movement 10xx, dan suatu realita bahwa movement 10xx atau disebut juga seri 1000, adalah movement omega terbanyak yang digunakan selama omega memproduksi sendiri movementnya secara inhouse, sebelum akhirnya omega melakukan outsource untuk movement diakhir tahun 70an, dan tentunya seri 1000 ini menjadi seri terakhir dari movement omega yang dibuat secara in-house.

2 Conie cantik dengan movement seri 10xx

Seri 1000 mulai di design pada tahun 1968 dan kemudian diproduksi pada akhir 1960an sampai akhir 1970, generasi awal dari seri ini sepenuhnya memiliki design yg baru dari movement2 sebelumnya, seperti design rotor yg baru dan terlebih lagi omega menerapkan system "Self Lubrication" dan ternyata design rotor baru dan system "Self Lubrication" inilah yang menimbulkan beberapa masalah seperti realibility dan susah untuk diperbaiki, seri awal yang sebaiknya dihindari adalah cal 1000,1001 dan 1002, namun setelah itu omega dengan cepat melakukan perbaikan, baik dengan mendesign rotor baru dan akhirnya mengeleminasi system "Self-Lubrication" yang menjadi biang kerok tersebut, setelah itu movement seri 1000 ini kembali menjadi movement yang handal dan constelattion dengan seri yang saya dapatkan ini 1011 dan 1021 adalah seri terbaik dari jajaran seri 1000, karena benar2 menjadi seri2 terakhir yang diproduksi secara in-house dan juga memiliki high frequency (high beat) yaitu 28,800 Bph (Beat per hour), dan seperti disebutkan diatas bahwa seri 1000 ini adalah best-selling dari seluruh omega self-winding calibres, dan digunakan lebih dari 1.5 jt unit baik yang bersertifikat chronometer maupun tidak, dan digunakan diberbagai model omega lainnya seperti seamaster, geneve dan speedmaster, dan ternyata omega vintage dengan movement 4 digit atau seri 10xx tidak perlu dihindari dan sangat layak untuk dikoleksi, kecuali beberapa movement seri awal yang disebutkan diatas, jadi opini yang disebut diawal tadi ada benar dan tidak benarnya, benar untuk generasi2 awal namun opini tersebut terbawa ke semua seri movement 4 angka tadi.

1 komentar: